Pernahkah, kita merasakan apa yang kita alami hari ini, seperti kejadian yang pernah kita lewati di masa lalu...yah... orang-orang bilang itu Dejavu...aku pernah mengalami beberapa kali...tp begitu kita ingat-ingat...kita tidak bisa menceritakan secara detail apa yang kita alami di masa lalu itu...kita hanya merasa pernah mengalaminya...perasaan itu hampir dekat dengan yang kita alami sekarang, seakan kita bisa tersenyum dua kali, tertawa dua kali, terpukul dua kali, bahkan teraniaya dua kali....
Kadang aku bertanya pada diri sendiri...sejauh ini semua perasaan dan kenyataan yang aku alami ini, adakah disebut takdir atau nasib... kuberpikir mencoba dengan keras, meski ternyata jawabannya hanya semudah ucapan sederhana yang aku sukai... dua kali senyuman yang aku lalui dan dua kali terpukul yang aku lalui, bukanlah takdir... karena takdir adalah, hari lahirku, hari matiku....tapi itu adalah nasib....yang bisa aku pilih...tersenyum atau terpukul....
Aku memilih tersenyum, tapi yang aku terima adalah pukulan....apa yang aku lakukan...??? tersenyum saat pukulan datang??......jika nantinya aku memilih pukulan dan yang aku terima pukulan juga....aku tetap tersenyum...dan akhirnya aku akan terbiasa bila ternyata pukulan yang aku terima akhirnya berbuah senyuman....
Terbiasa dan membiasakan diri untuk biasa-biasa sajah, kala pukulan dan senyuman datang dalam hidup ku, akan membuatku tetap percaya...semua pilihan yang aku tentukan bukan sepenuhnya aku yang menentukan...pilihan itu adalah pilihan yang diberikanNya... aku hanya memilih, menerima dan dan siap mengahadapi dengan bijaksana resiko pilihan ku itu....
Dan kilas balik masa lalu yang pernah aku alami, seperti film hitam putih yang sekelebat muncul dihadapan ku.....menggambarkan semua pilihan2 ku yang menuju tepat hari ini....tepat dimana ku berdiri...menantang angin, matahari, duri, kerikil, ombak, karang, lautan bahkan samudra dan kilat api....masih adakah senyum ku....oohhhh... Tuhan....kekuatanku....aku lemah dengan senyum tipisku....aku renta dengan pukulan kecilMu.....dimana aku simpan rasa sesak ini...dimana aku taruh getir hati yang penat...aku lelah Tuhan....aku lelah Tuhan....
Mataku terbuka, nafasku melega....dengan lelahku...aku tersenyum karena Kau kekuatanku...batu karangku yang teguh...aku yang melupakanMu, dan tidak sedetikpun Kau memalingkan wajahMu karena apa yang aku lakukan....
19 September 2010
12.30 WIB
No comments:
Post a Comment