Thursday, May 22, 2014

Bukan Maaf

Tidak ada yang lebih menyakitkan selain  memiliki perasaan tidak dicintai dan tidak  diharapkan, dan aku  tidak dalam posisi dan porsi untuk memilih bahkan mengangkat wajahku untuk dilihat dan kemudian berharap dipilih.

Menyakitkan rmenyaksikan kebahagian orang lain, adalah hasil dari kebahagianku yang terbuang, terhempas, terinjak waktu dan keegoisan orang, yang selalu mengeluarkan kata cinta dan sayang seperti para pedagang kaki lima mengobral harga bersaing dan murah....

Menyakitkan disaat aku  coba menerima jalan kehidupan dan sekonyong-konyong, wajah setiap orang-orang yang bertanggung jawab atas keterpaksaan menerima ini, senantiasa hadir dan tidak ada alasan untuk menjauh, memberi kesempatan pada diri sendiri untuk bernafas pelan mengobati rasa sakit itu.

Aku berkata dusta...
"maaf" hanya keluar dari mulutku untuk berkompromi dengan dunia ini
"maaf" hanya keluar dari mulutku agar mereka bisa bernafas lega
"maaf" hanya keluar dari mulutku untuk alasan mereka menjalankan hidup mereka kembali....
Aku berkata dusta....
Aku tidak benar-benar memaafkan mereka.....
hatiku sakit berkompromi dengan dunia ini...
hatiku hancur membiarkan diriku melihat mereka dengan dunia mereka

Terlalu sakit ....dan aku tidak tahu sampai kapan aku tenggelam dalam kemarahan ini





No comments:

Post a Comment