Aku dan kamu adalah kami, cahaya yang tidak dinanti, bersinar karena harapan, benderang karena cinta.
Kami memberi tanpa mengenal menerima, kami menyinari malaikat kami, memberi senyuman agar kepak sayap mereka tegak dan kuat, memberi tangisan agar mereka mendengar dan kembali menghampiri kami.
Dan suatu ketika, malaikat kami tidak lagi mau melihat senyuman dan mendengar tangisan kami, harapan dan cinta membiarkan kami tetap bersinar dan benderang meski tak ada lagi malaikat.
Kami disini... Disini...meredup dalam sinar dan terang. Lihat dan dengarkan kami, kami bisa bersinar dan benderang kembali, kami bisa menjadi apapun yang kalian hendaki, asalkan kalian bersama kami.
Waktu tidak pernah membiarkan kami menyembuhkan luka kami, ruang tidak pernah memberikan kami tempat untuk membasuh luka kami.
Datanglah... Meski cahaya lain memiliki dan menyinari kalian dengan sinar yang sama dengan kami.
Datanglah.... Kami akan meredup tanpa kalian.
01 Desember 2016
Malaikat dan cahayanya
No comments:
Post a Comment